Review Missing Halloween
Review Missing Halloween
Oleh: Zafira Nabila
Saya yang baru pertama kali menonton kartun ini cukup membuat tubuh
merinding. Dengan karakter imut bernuansa hitam putih tak bersuara, kartun yang
dibuat oleh akun Mike inel di tahun 2015 ini mampu menggiring penonton hingga
akhir cerita dan membuat penonton takjub dengan alurnya.
Kartun ini diawali dengan sang tokoh utama yang melihat ke luar jendela
untuk menunggu kawannya. Tentu saja kawan perempuannya. Tokoh utama ini ingin
mengajak temannya untuk lebih bersosialisasi pada saat halloween dengan meminta
permen pada orang-orang, seperti perayaan halloween pada umumnya. Namun
sayangnya, tak seorangpun memberikan permen pada gadis tersebut.
Setelah sang tokoh utama mendapatkan permen yang berlimpah, mereka
beristirahat di bukit. Ia membagi permennya pada gadis itu kemudian memakannya
bersama. Setelah menikmati permen dengan tulisan di balik bungkusnya (seperti:
“makan aku lagi” “I am delicious” “You Found me”), mereka memutuskan untuk
pulang.
Tokoh lelaki yang memberikan sebagian
permennya untuk teman perempuannya
Anak lelaki tersebut melihat kedua orang tuanya sedang berbicara dengan
dokter di depan rumahnya. Dokter tersebut membawa hasil diagnosa yang kemudian
diambil dengan riang oleh sang tokoh utama. Namun keceriaan si tokoh utama ini
berhenti setelah mengetahui hasil diagnosa tersebut.
Kartun yang singkat, sederhana, dan mind
blowing ini membuat saya mengeluarkan emosi yang beragam. Persahabatan
mereka berdua sangat erat. bahkan ketika gadis ini berlari ke dalam hutan,
tokoh utama mengejarnya. Ups, saya belum bercerita bagian ini.
Meski visualnya kurang baik dan gambar seadanya, pewarnaan hitam putihnya
tepat sekali dengan tema yang dibawakan. Kartun ini cocok untuk kalian yang
menyukai genre misteri. Missing halloween
juga mampu membuat alur yang tidak dapat ditebak sehingga menarik untuk
disimak hingga akhir. Ketika saya menonton kartun ini, rasanya seperti menonton
kartun 2-3 menit. Nyatanya, kartun ini berdurasi kurang lebih 10 menit.
Saya sangat merekomendasikan kartun ini untuk kalian, baik pecinta misteri
atau bukan. Saya sarankan untuk tidak menebak-nebak akhir cerita agar sensasinya
makin terasa. Terdapat beberapa kata dalam kartun ini yang menggunakan bahasa
inggris, sehingga ada beberapa orang yang sedikit tidak paham mengenai alurnya.
Tetapi tenang saja, kartun ini juga menjelaskannya dalam bentuk gambar.
Kartun-kartun seperti ini memang memiliki durasi yang pendek dan terkesan
tidak penting. Namun setelah kalian melihatnya, kalian akan mengetahui betapa
menakjubkannya cerita seperti ini. terkadang, kartun singkat dengan visual yang
tidak memuaskan itu memiliki makna tersembunyi. Don’t judge a book by its cover, see it and believe it.
Missing Halloween:


menarik nih ayo coba terus
BalasHapus